Perayaan Hari Raya Cap Go Meh Sabtu, 15 Pebuari 2003

Perayaan Hari Raya Cap Go Meh

Sabtu, 15 Pebuari 2003

Di Taokwan Sinar Mulia – Bandung

Taokwan Sinar Mulia yang berlokasi di Jl. Cibadak No. 225-D di kota kembang-Bandung, merupakan salah satu dari beberapa taokwan yang ada di Indonesia. Genap sudah 1 tahun usia Taokwan Sinar Mulia pada tahun kambing ini. Bertepatan dengan 15 hari sesudah Hari Raya Imlek, Taokwan Sinar Mulia mengadakan perayaan Hari Raya Cap Go Meh yang tahun ini jatuh pada tanggal 15 Pebuari 2003.

Perayaan ini dihadiri oleh ±250 undangan baik tua maupun muda, Taoyu maupun calon Taoyu. Acara dimulai tepat pukul 19.30, diawali dengan upacara bersama yang dipimpin oleh salah seorang Shesiung yang sudah Huang Ie Tingkat-II. Antusiasme para undangan cukup bagus dalam mengikuti jalanya upacara. Hal ini terlihat dari hampir semua tamu undangan yang mengikuti upacara bersama. Suasana khidmat dan sakral terasakan pada saat pembacaan doa-doa suci Umat Tao. Ruangan Taokwan terlihat mengeluarkan air mata, bukan karena sedih, tetapi karena mata terasa pedih asap hio…! Namun, hal tersebut tidak mengurangi semangat para peserta untuk mengikuti jalanya prosesi upacara. Wajah dan senyum bahagia terlintas diantara mereka dengan terselesaikannya prosesi upacara. Upacara ditutup dengan menyanyikan lagu Kwee Ming Li (Abdiku) secara bersama-sama.

Untuk melengkapi suasana bahagia diantara para tamu undangan, maka panitia perayaan menghadirkan Atraksi Barongsai dan Liong. Acara ini terselenggara berkat bantuan dari salah seorang rekan Taoyu Bandung yang dengan sukarela bersedia membantu mengisi acara dengan menghadirkan satu tim pemain barongsai dan liong. Sebelum aktraksi hiburan dimulai, nampak para panitia sibuk menempelkan dan mengantungkan hung pao di depan pintu masuk Taokwan, didalam ruangan bawah dan di depan Altar Maha Dewa.

Meskipun perayaan ini diadakan dalam suasana gerimis, namun para pemain barongsai dan liong tetap bersemangat dalam memainkan aktraksi-aktraksi mereka. Dimulai dengan penghormatan para pemain barongsai didepan altar diikuti pengambilan hung pao oleh barongsai dimuka pintu taokwan, kemudian masuk kedalam ruangan bawah dan naik keatas. Para tamu undangan berdesak-desakan ingin menyaksikan kebolehan para pemain barongsai dalam beratraksi.

Tidak ketinggalan pula mereka berebut ingin memberikan hung pao. Demikian juga dengan anak-anak kecil, yang dengan rasa takut bercampur rasa ingin tahunya, berusaha memberikan hung paonya. Kebahagiaan terpancar diwajah mereka, para generasi penerus Tao kita. Atraksi liong juga ikut meramaikan suasana. Suara genderang yang bergema menambah semangat para pemain liong. Berhubung keterbatasan ruangan Taokwan, maka aktraksi liong hanya dapat dilakukan diluar ruangan./ Acara hiburan ini tidak hanya menarik para tamu undangan, namun juga para tetangga dan pedagang serta tukang becak ikut serta menyaksikan acara tersebut. Sungguh suatu kebahagiaan yang sulit untuk digambarkan dengan kata-kata.

Seperti biasanya, setiap tahun diadakan acara Phing An Yen bersama. Sebelum berdirinya Taokwan Sinar Mulia, acara ini dilaksanakan dirumah beberapa Taoyu secara bergantian setiap tahunnya. Namun sekarang, Puji dan Syukur kepada Maha Dewa Thay Shang Law Chin, dengan berdirinya Taokwan Sinar Mulia pada tahun 2002, maka acara Phing An yen bersama dapat dilaksanakan di Taokwan. Acara ini dilaksanakan di lantai atas, dipimpin oleh seorang Shesiung yang sudah Huang Ie Tingkat II. Beberapa peserta nampak terheran-heran dan kagum dengan adanya syukuran secara Tao, Karena sebelumnya mereka belum pernah menyaksikan dan mengikutinya. Setelah doa-doa dipanjatkan, mereka berebut mengambil nasi tumpeng yang ada ditengah-tengah ruangan. Pemandangan seperti ini nampak menggelikan namun juga membina keakraban diantara mereka.

Mereka dapat saling berkenalan dan bertegur sapa dengan kawan lama, khususnya bagi muda-mudi. Dalam sekejab, nasi tumpeng yang dihidangkan sudah habis. Rupanya rasa lapar benar-benar menyerang mereka setelah lama berteriak dan bertepuk tangan menikmati aktrasi barongsai dan liong.

Tak terasa, malam telah larut. Sayang sekali acara harus diakhiri pada pukul 22.00. Satu persatu para undangan meninggalkan Taokwan dengan kebahagian dan kenagan indah. Bravo Taokwan Sinar Mulia, semoga Maha Dewa selalu memberkahi dan merahmati kita semua.

Salam Tao,
L T D – Bandung

Tinggalkan Balasan