Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, pada tanggal 16 November 2008 PUTI Bandung mengadakan acara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Cikutra. Acara ini bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Para Taoyu yang berjumlah total 9 orang berkumpul di taokwan Sinar Mulia dengan mengenakan seragam PUTI dan berangkat ke TMP Cikutra pada pukul 09.30. Sesampai di TMP, rombongan PUTI disambut oleh beberapa petugas TMP. Setelah mempersiapkan bunga yang akan ditabur, rombongan langsung memasuki area makam para pahlawan. Mengingat banyaknya pahlawan yang dimakamkan di sana (total 6.250 makam) serta keterbatasan anggota dan bunga yang akan ditaburkan, maka tidak semua makam bisa dikunjungi dan ditaburi bunga. Oleh karena itu, rombongan dengan dibantu para petugas TMP yang mendampingi mencari makam beberapa pahlawan yang terkenal di Bandung dan melakukan tabur bunga di makam tersebut serta beberapa makam di sekitarnya. Adapun beberapa pahlawan yang dikunjungi antara lain Bapak Abdul Muis, Bapak Dr. Setiabudi (Douwes Dekker), Ibu Ema yang merupakan pejuang di bidang hukum, Bapak H. Mashudi yang dikenal sebagai Bapak Pramuka dan ternyata juga merupakan penggagas dibangunnya Taman Makam Pahlawan Cikutra, serta Bapak Nurtanio yang berjasa di bidang angkatan udara. Rombongan juga menemukan makam beberapa pahlawan tak dikenal, dan akhirnya melakukan tabur bunga di makam-makam tersebut.
Setelah selesai tabur bunga, rombongan PUTI menyempatkan diri untuk berfoto sebentar. Setelah itu, rombongan menemui pimpinan TMP Cikutra di kantornya. Pertama-tama, Bapak Pendo Setiadi selaku Ketua PUTI Bandung menyampaikan maksud kedatangan rombongan PUTI sekaligus memperkenalkan mengenai PUTI. Lalu dilanjutkan dengan berbincang-bincang antara rombongan PUTI Bandung dengan pimpinan TMP Cikutra. Beliau bercerita mengenai awal didirikannya TMP Cikutra. Dimulai dari gagasan pendirian TMP oleh Bapak H. Mashudi, kemudian dilakukan pengumpulan dana dengan cara pemotongan gaji dari para anggota TNI secara sukarela dan atas kesadaran bersama. Akhirnya Taman Makam Pahlawan Cikutra pun mulai dibangun pada tahun 1958. Pimpinan TMP Cikutra tersebut juga sempat menceritakan bahwa yang berhak untuk dimakamkan di TMP tersebut adalah mereka yang setidaknya memiliki tanda jasa Bintang Gerilya dari Mantan Presiden Soekarno.
Akhirnya setelah cukup lama berbincang-bincang, rombongan PUTI pun pamit setelah sebelumnya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh para petugas TMP Cikutra.
PUTI Bandung mengucapkan terimakasih banyak atas partisipasi dari para Taoyu. Semoga kegiatan kunjungan ke Taman Makam Pahlawan ini dapat memberikan pengalaman baru tentang betapa besarnya pengorbanan yang telah dilakukan para pejuang untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, dan sudah sewajarnya kita turut menjaga apa yang telah mereka wariskan kepada kita.
Salam Tao
PUTI Bandung
DIarsipkan di bawah: Bakti Sosial | Ditandai: puti

