Oleh Bernard – Jakarta
Pada tanggal 16 Mei 2009, Taokwan Jakarta terlihat sibuk dan ramai sekali sejak pukul 18.00 wib. Dari pukul 18.00 hingga pukul 20.00 ada acara makan malam bersama – sama. Dan sambil menunggu dilangsungkannya upacara sebagian Taoyu berkumpul di lantai 2 sambil menyanyikan lagu – lagu Tao. Dan pada pukul 20.00 tepat dilaksanakan upacara yang diikuti oleh 374 Taoyu dan upacara ini langsung dipimpin oleh Sefu. Upacara ini dilakukan di ruangan lantai dasar sehingga ruangan terlihat penuh sesak dan sangat padat.
Setelah upacara, acara hiburan pun segera dimulai. Acara dibuka oleh Sefu yang memberikan sambutan singkat. Selanjutnya para hadirin menyanyikan lagu Pai Jai Shen oleh duit Marisa dan Ci Jully. Selain itu ada juga duet menyanyikan lagu Sou Jien Sou (Bergandengan Tangan) oleh Marisa dan Awie.
Setelah itu acara dilanjutkan dengan games. Awalnya MC meminta kepada para umat untuk mengoper bola dari umat satu ke yang lain sampai lagu selesai. Dan yang mendapatkan bola akan mendapatkan hadiah. Ada 8 orang yang mendapatkan bola, dan mereka memang mendapatkan hadiah, hanya saja mereka harus bermain games terlebih dahulu.
Games pertama adalah tebak gaya di mana para peserta harus menebak gaya yang diperagakan oleh pasangannya. Selanjutnya adalah missing lyrics, di mana para perserta yang maju harus menebak lirik lagu yang hilang dalam lagu Tao yang diberikan.
Yang cukup menarik adalah sebuah drama yang dilakukan oleh muda mudi Jakarta dengan topik mengenai perdebatan antara uang Rp.1000 dan Rp. 100 ribu dalam rangka menentukan siapa yang lebih bernilai.
Selanjutnya yang cukup meriah adalah “turunnya” Dewa Jai Shen yang membagikan coklat pada anak – anak yang hadir. Setelah itu acara ditutup dengan pengambilan banyak door prize yang memberikan berbagai hadiah yang menarik.
Pada akhirnya acara ini ditutup pada pukul 22.00 wib, juga diadakan siu poi berupa hadiah patung Jay Shen yang dilapisi oleh emas 18 karat.
DIarsipkan di bawah: Perayaan | Ditandai: jay shen, Perayaan